Selasa, 13 Juli 2010

Keajaiban Sedekah untuk anak yatim

Anda ingin mendapatkan ke ajaiban sedekah ke anak yatim segera datang dan bersedekahlah via rumah dhuafa 0218856530-081383650665

Inilah sebuah kesaksian yang telah menjalankan dan bersedekah dengan anak yatim.

Saya termasuk yang rutin membaca tulisan artikel Ustadz Yusuf Mansyur, di situs wisatahati.com. Terutama mengenai amalan sedekah. Awalnya saya sendiri tidak tahu akan memulainya dari mana. Salah seorang teman saya bercerita mengenai anak yatim di lingkungan rumahnya. Sehari sebelumnya setelah membaca artikel Ustadz mengenai anak yatim, saya berpikir dari mana saya bisa mendapatkan tiga anak yatim saja yang bisa saya kasih sedekah. Soalnya, untuk urusan seperti ini, saya tidak mengerti sama sekali.

Ternyata Allah mendengar suara hati saya, teman saya tadi bercerita bahwa di lingkungan rumahnya terdapat 3 anak yatim sama seperti yang saya inginkan. Alhamdulillah, sekarang sudah terealisasi impian saya tersebut, meski baru beberapa kali. Insya Allah saya ingin rutin sepanjang hidup saya. Mohon doanya.

Pengalaman yang menarik buat saya, suatu ketika saya ingin sekali bersedekah (rutin tiap bulan). Namun pada saat itu uang saya mepet, sementara kebutuhan lainnya menumpuk. Karena saya sudah berjanji pada diri saya untuk selalu bersedekah akhirnya saya keluarkan uang saya. Hari Kamis tanggal 6 Maret siang, saya ketemu dengan teman (melalui dialah, saya biasa menitipkan uangnya). Sesampainya di kantor, jam 16.15-an, saya mendapatkan nota dinas yang isinya menugaskan saya untuk ikut pelatihan selama 5 hari. Saya berpikir apakah ini ya, arti dari yang disebutkan Pak Ustadz bahwa jika kita bersedekah maka nilai yg akan kita terima 10 kali lipatnya.

Perlu diketahui bahwa SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas, red) selama perjalanan dinas saya (5 hari tadi) nilainya 10 kali lipat dari apa yang saya sedekahkan. Dan setelah dipotong dengan biaya makan, menginap dan perjalanan nilainya sama dengan kebutuhan yang saya harus penuhi. Alhamdulillah, ternyata Allah mencukupi kebutuhan saya, seperti doa saya. Satu hal yang saya herankan waktu pengiriman tugas, atasan saya tidak pernah mengajukan saya untuk ikut diklat.

Tetapi nama saya tercantum di situ. Setelah saya tanya kepada teman yang lain, di bagian diklat ternyata surat itu harus keluar paling akhir pada tanggal 6 Maret, dan surat dinas tersebut keluar pada jam 15.30-an. Nama saya dicantumkan di situ karena pihak proyek belum mengeluarkan list nama peserta padahal waktunya sudah habis. Maka dicantumkanlah nama saya. Mulanya saya ingin membatalkannya, tapi ini kesempatan bagi saya untuk mengikuti diklat, tambah ilmu dan wawasan tentunya.

Akhirnya saya berangkat, meski ada teman saya yang tidak setuju. Pada saat diklat, peserta perwakilan keseluruhan (harusnya) 5 peserta karena saya ikut jadi 6 peserta. Menjelang hari H, saya berkeinginan pulang, tidak jadi ikut pelatihan. Teman saya (panitia) berusaha meyakinkan saya untuk tetap ikut. Tetapi saya tidak enak hati (soalnya, total peserta hanya 25), namun saya putuskan untuk tetap tinggal.

Keesokan harinya pada saat mulai acara diklat, ternyata total peserta tercapai 25 orang, salah satu teman saya (yang diusulkan ternyata sakit dan tidak dapat mengikuti diklat) dan secara otomatis saya ditunjuk sebagi badal (pengganti, red). Sekali lagi saya berpikir, apakah ini jalan yang telah digariskan Allah untuk saya, Subhanallah! (Ditulis oleh: Mardeni Dzalila )

Senin, 12 Juli 2010

Keajaiban sedekah - Rumah Dhuafa

Kekayaan tidak membawa erti tanpa ada keberkatan. Dengan adanya keberkatan, harta/rezeki yang sedikit akan dirasakan seolah-olah banyak dan mencukupi. Sebaliknya tanpa keberkatan akan dirasakan sempit dan susah meskipun banyak harta.


Dalam kisah Nabi, ada diceritakan Nabi Ayub ketika sedang mandi tiba-tiba Allah datangkan seekor belalang emas dan hinggap di lengannya. Baginda menepis-nepis dengan bajunya. Lantas Allah berfirman 'Bukankah Aku lakukan begitu supaya kamu menjadi lebih kaya?' Nabi Ayub menjawab 'Ya benar, demi keagunganMu apalah makna kekayaan tanpa keberkatanMu'. Kisah ini menegaskan betapa pentingnya keberkatan dalam rezeki yang dikurniakan oleh Allah.


Cara untuk mendapatkan keberkatan daripada Allah.



1. Bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah.
2. Belanjakan harta pada jalan yang diredhai oleh Allah.
3. Berusaha untuk mendapatkan rezeki yang halal.
4. Keluarkan sedekah wajib (zakat) jika sampai nisab dan berikan sedekah sunat kepada orang miskin dan anak yatim.
5. Bersedekah kepada anak yatim/miskin kalau boleh setiap hari. (cari anak-anak yatim untuk diberikan). Insyallah akan diganti oleh Allah tanpa kita sedari.
6. Ikhlaskan pemberian/sedekah hanya kepada Allah bukan mengharapkan pujian dan sebagainya. (Pemberian tangan kanan tanpa diketahui tangan kiri). Sedekah mulakan dengan keluarga sendiri dahulu selepas itu barulah kepada jiran dan orang-orang yang lebih jauh. Jangan anggap pemberian itu hak kita sebenarnya dalam harta kita ada hak mereka.
7. Hulurkan pemberian sunat secara rahsia - tetapi pemberian wajib (zakat) perlu diberi secara terangan sebagai menegakkan syiar Islam.
8. Konsep sedekah : berikan sesuatu yang kita sayangi. Ini jelas dalam ayat Quran Ali Imran ayat 92.
9. Cari harta dunia untuk dijadikan bekalan akhirat. (Dunia untuk akhirat - bukan dunia untuk dunia)
10. Amalan yang diberkati ialah hasil peluh sendiri dan juga melalui jualbeli (perniagaan). Menurut Nabi 9/10 (90%) daripada sumber rezeki ialah berpunca daripada perniagaan. Makan gaji mungkin 1/10 sahaja (10%). Nabi Muhammad sendiri sebelum diutus menjadi rasul adalah seorang ahli perniagaan yang jujur, cekap dan amanah. Peniaga yang amanah akan dibangkitkan bersama para nabi dan rasul di akhirat kelak. Perniagaan merupakan amalan fardu kifayah. Barang makanan orang Islam sepatutnya dikeluarkan sendiri oleh orang Islam. Kalau tidak ada menjalankan aktiviti ini, seluruh umat Islam berdosa.
11. Hulurkan bantuan kepada janda yang ketiadaan suami. Dalam satu hadith, Nabi menerangkan setiap awal pagi, semasa terbit matahari ada dua malaikat menyeru kepada manusia di bumi. Yang satu menyeru 'Ya Tuhanku, kurniakanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kerana Allah. Yang satu lagi menyeru 'Musnahkanlah orang yang menahan hartanya (lokek)' Orang yang bakhil tidak manfaatkan hartanya untuk dunia dan akhiratnya. Menginfaqkan (Belanjakan) harta adalah berkat, sebaliknya menahannya adalah celaka.

Dalam hadith lain, nabi bersabda takutilah api neraka walaupun dengan sebelah biji tamar. Dan sabdanya lagi Sedekah itu penghapus dosa sebagaimana air memadam api. Sedekah walaupun kecil tetapi amat berharga di sisi Allah. Dan digalakkan memberi sedekah pada awal pagi.

Sekiranya dapat diamalkan perkara-perkara di atas, insyallah rezeki yang dikurniakan oleh Allah akan kekal walaupun telah digunakan. Allah akan membalas atau menggantikan apa yang telah dibelanjakan. Amalkan ilmu yang ada, nanti Allah akan menambahkan ilmu lagi. Begitu juga harta - belanjakan harta yang ada, Allah akan tambahkan lagi dari sumber yang kita tidak ketahui.

Sedekah Untuk anak yatim

Dimanakah letak kedahsyatan hamba-hamba Allah yang bersedekah? Dikisahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sebagai berikut :
Tatkala Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptkana gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?”
Allah menjawab, “Ada, yaitu besi” (Kita mafhum bahwa gunung batu pun bisa menjadi rata ketika dibor dan diluluhlantakkan oleh buldozer atau sejenisnya yang terbuat dari besi).
Para malaikat pun kembali bertanya, “Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada besi?” Allah yang Mahasuci menjawab, “Ada, yaitu api” (Besi, bahkan baja bisa menjadi cair, lumer, dan mendidih setelah dibakar bara api).

Bertanya kembali para malaikat, “Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada api?”
Allah yang Mahaagung menjawab, “Ada, yaitu air” (Api membara sedahsyat apapun, niscaya akan padam jika disiram oleh air).
“Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?” Kembali bertanya para malaikta.

Allah yang Mahatinggi dan Mahasempurna menjawab, “Ada, yaitu angin” (Air di samudera luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung, dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat, tersimbah dan menghempas karang, atau mengombang-ambingkan kapal dan perahu yang tengah berlayar, tiada lain karena dahsyatnya kekuatan angin. Angin ternyata memiliki kekuatan yang teramat dahsyat). Akhirnya para malaikat pun bertanya lagi, “Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?”

Allah yang Mahagagah dan Mahadahsyat kehebatan-Nya menjawab, “Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya.”
Artinya, orang yang paling hebat, paling kuat, dan paling dahsyat adalah orang yang bersedekah tetapi tetap mampu menguasai dirinya, sehingga sedekah yang dilakukannya bersih, tulus, dan ikhlas tanpa ada unsur pamer ataupun keinginan untuk diketahui orang lain.

Inilah gambaran yang Allah berikan kepada kita bagaimana seorang hamba yang ternyata mempunyai kekuatan dahsyat adalah hamba yang bersedekah, tetapi tetap dalam kondisi ikhlas. Karena naluri dasar kita sebenarnya selalu rindu akan pujian, penghormatan, penghargaan, ucapan terima kasih, dan sebagainya. Kita pun selalu tergelitik untuk memamerkan segala apa yang ada pada diri kita ataupun segala apa yang bisa kita lakukan. Apalagi kalau yang ada pada diri kita atau yang tengah kita lakukan itu berupa kebaikan.

Karenanya, tidak usah heran, seorang hamba yang bersedekah dengan ikhlas adalah orang-orang yang mempunyai kekuatan dahsyat. Sungguh ia tidak akan kalah oleh aneka macam selera rendah, yaitu rindu pujian dan penghargaan.

Apalagi kedahsyatan seorang hamba yang bersedekah dengan ikhlas? Pada suatu hari datang kepada seorang ulama dua orang akhwat yang mengaku baru kembali dari kampung halamannya di kawasan Jawa Tengah. Keduanya kemudian bercerita mengenai sebuah kejadian luar biasa yang dialaminya ketika pulang kampung dengan naik bis antar kota beberapa hari sebelumnya. Di tengah perjalanan bis yang ditumpanginya terkena musibah, bertabrakan dengan dahsyatnya. Seluruh penumpang mengalami luka berat. Bahkan para penumpang yang duduk di kurs-kursi di dekatnya meninggal seketika dengan bersimbah darah. Dari seluruh penumpang tersebut hanya dua orang yang selamat, bahkan tidak terluka sedikit pun. Mereka itu, ya kedua akhwat itulah. Keduanya mengisahkan kejadian tersebut dengan menangis tersedu-sedu penuh syukur.

Mengapa mereka ditakdirkan Allah selamat tidak kurang suatu apa? Menurut pengakuan keduanya, ada dua amalan yang dikerjakan keduanya ketika itu, yakni ketika hendak berangkat mereka sempat bersedekah terlebih dahulu dan selama dalam perjalanan selalu melafazkan zikir. Sahabat, tidaklah kita ragukan lagi, bahwa inilah sebagian dari fadhilah (keutamaan) bersedekah. Allah pasti menurunkan balasannya disaat-saat sangat dibutuhkan dengan jalan yang tidak pernah disangka-sangka.

Allah Azza wa Jalla adalah Zat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada semua hamba-Nya. Bahkan kepada kita yang pada hampir setiap desah nafas selalu membangkang terhadap perintah-Nya pada hampir setiap gerak-gerik kita tercermin amalan yang dilarang-Nya, toh Dia tetap saja mengucurkan rahmat-Nya yang tiada terkira.

Segala amalan yang kita perbuat, amal baik ataupun amal buruk, semuanya akan terpulang kepada kita. Demikian juga jika kita berbicara soal harta yang kini ada dalam genggaman kita dan kerapkali membuat kita lalai dan alpa. Demi Allah, semua ini datangnya dari Allah yang Maha Pemberi Rizki dan Mahakaya. Dititipkan-Nya kepada kita tiada lain supaya kita bisa beramal dan bersedekah dengan sepenuh ke-ikhlas-an semata-mata karena Allah. Kemudian pastilah kita akan mendapatkan balasan pahala dari pada-Nya, baik ketika di dunia ini maupun saat menghadap-Nya kelak.

Dari pengalaman kongkrit kedua akhwat ataupun kutipan hadits seperti diuraikan di atas, dengan penuh kayakinan kita dapat menangkap bukti yang dijanjikan Allah SWT dan Rasul-Nya, bahwa sekecil apapun harta yang disedekahkan dengan ikhlas, niscaya akan tampak betapa dahsyat balasan dari-Nya.

Inilah barangkali kenapa Rasulullah menyerukan kepada para sahabatnya yang tengah bersiap pergi menuju medan perang Tabuk, agar mengeluarkan infaq dan sedekah. Apalagi pada saat itu Allah menurunkan ayat tentang sedekah kepada Rasulullah SAW, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir; seratus biji Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui,” demikian firman-Nya (QS. Al-Baqarah [2] : 261).

Seruan Rasulullah itu disambut seketika oleh Abdurrahman bin Auf dengan menyerahkan empat ribu dirham seraya berkata, “Ya, Rasulullah. Harta milikku hanya delapan ribu dirham. Empat ribu dirham aku tahan untuk diri dan keluargaku, sedangkan empat ribu dirham lagi aku serahkan di jalan Allah.”

“Allah memberkahi apa yang engkau tahan dan apa yang engkau berikan,” jawab Rasulullah.
Kemudian datang sahabat lainnya, Usman bin Affan. “Ya, Rasulullah. Saya akan melengkapi peralatan dan pakaian bagi mereka yang belum mempunyainya,” ujarnya.
Adapun Ali bin Abi Thalib ketika itu hanya memiliki empat dirham. Ia pun segera menyedekahkan satu dirham waktu malam, satu dirham saat siang hari, satu dirham secara terang-terangan, dan satu dirham lagi secara diam-diam.

Mengapa para sahabat begitu antusias dan spontan menyambut seruan Rasulullah tersebut? Ini tiada lain karena yakin akan balasan yang berlipat ganda sebagaimana telah dijanjikan Allah dan Rasul-Nya. Medan perang adalah medan pertaruhan antara hidup dan mati. Kendati begitu para sahabat tidak ada yang mendambakan mati syahid di medan perang, karena mereka yakin apapun yang terjadi pasti akan sangat menguntungkan mereka. Sekiranya gugur di tangan musuh, surga Jannatu na’im telah siap menanti para hamba Allah yang selalu siap berjihad fii sabilillaah. Sedangkan andaikata selamat dapat kembali kepada keluarga pun, pastilah dengan membawa kemenangan bagi Islam, agama yang haq!

Lalu, apa kaitannya dengan memenuhi seruan untuk bersedekah? Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala dan pelipat ganda rizki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah!

Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Allah sendiri membuat perbandingan, sebagaimana tersurat dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, seperti yang dikemukakan di awal tulisan ini.

DaftarYayasan Panti Asuhan Di Bandung

Inilah Daftar Panti Asuhan Yang ada di Bandung Anda ingin menyantuni anak Yatim dhuafa hubungi Rumah Dhuafa 021-8856530-081383650665


Daftar Nama Panti Asuhan Di Bandung Jawa Barat


1. Panti Asuhan Al Baar, Jalan Abdurrahman Saleh Blk No. 49
2. Panti Asuhan Al Fien, Jalan Sari Asih I no 2 Sarijadi
3. Panti Asuhan Al Hidayah, Kebon Jayanti No 181/134 A
4. Panti Asuhan Al Hilal, Peta no. 156/95
5. Panti Asuhan Amanah, Jalan Batununggal No 63 A
6. Panti Asuhan Tunas Melati, jalan BAtu Raden VII No 99
7. Panti Asuhan Anak SAleh, Jalan Rancabolang No 1
8. Panti Asuhan Annida ROsada, Jalan Karapitan No 58/36A
9. Panti Asuhan As Suada, jalan Cijerah Gg. Pesantren No 83
10.Panti Asuhan Babusalam, Jalan Cilengkrang II No 34 CP:-
11.Panti Asuhan Baitul Muslimun,Jalan Rumah Sakit Ujung Berung
12.Panti Asuhan Bayi Sehat, Jalan Purnawarman No 25
13.Panti Asuhan Budhi Pertiwi, Jalan Moch. Toha Gg Pak Uca
14.Panti Asuhan William Booth BK Puteri, Jalan Jawa No 18
15.Panti Asuhan Fajar Harapan, Jalan Surapati RT 04 RW 05 Sukaluyu
16.Panti Asuhan Harapan Ummat, Jalan Otista No 180.95
17.Panti Asuhan Insan Harapan, Jalan A. Yani Gg. Selamet II NO 37/132D CP: 7218473
18.Panti Asuhan Kuncup Harapan, Jalan Garunggang Kulon No 431
19.Panti Asuhan Kurnia Asih, Jalan Pasirluyu Raya No 151
20.Panti Asuhan Maranatha BK Putra, Jalan Dr. Cipto no 7
21.Panti Asuhan Muhammadiyah Sumur BAndung , Jalan Veteran Blk No 91
22.Panti Asuhan Multazam, Jalan Padasuka No 88
23.Panti Asuhan Nugraha, Jalan PLN Dalam No 4-6 Moh.Toha
24.Panti Asuhan Nurul Ichsan, Jalan Mekar Manah No 7 KOmp.SAibi
25.Panti Asuhan Nurul Ummah, Jalan Sauyunan I No 14
26.Panti Asuhan Wahdatul Ummah, Jalan manglayang Baru III No 286
27.Panti Asuhan Putera Harapan, Jalan Pasir Jaya VI No 20
28.Panti Asuhan Taman Harapan, Jalan Nilem No.9
29.Panti Asuhan Tambatan Hati, Jalan Galunggung No 23
30.Panti Asuhan Tunas Harapan, Jalan Asep Berlian Gg. Bastaman 16
31.Panti Asuhan Asrama Putra JAlan MAcan, Jalan Macan no 58
32.Panti Asuhan Wisma Putera, Jalan Ciumbeuleuit No 105
33.Panti Asuhan Pemberdayaan Ummat Jalan. Suniaraja Gg. Apandi III No 74/11
34.Panti Asuhan Amanah Ummah, Jalan Cicukang No. 50 Cisaranten Bina Harapan
35.Panti Asuhan Darul Mutadi Al-Mubarokah Jalan Bokong Raya G. Haji Sanusi No 293 ;
36.Panti Asuhan Yapita Al-Muslimun, Jalan Saturnus Utara XVI Margahayu Raya
37.Panti Asuhan Ulul Albab, Jalan Wiradisastra No 1 Sadakeling (Karapitan, depan Babe)

Daftar Panti yatim Di Jawa Tengan Dan Jawa Timur

Anda ingin menyantuni anak-anak yatim dan ingin mengetahui beberapa panti yatim piatu di indonesia pastilakan anda menjadi bagian dari Rumah Dhuafa

  1. Pesantren Yatim Piatu Dhuafa DARUS SA’ADAH
  2. Pesantren Al Hidayah
  3. Panti Asuhan Islam Sunan Ampel II, GRESIK
  4. Panti Asuhan Darul Muttaqin, Tambakrejo, Kraton, Pasuruan
  5. Panti Asuhan Rahmat, Jogodayuh, Jabon, Mojoanyar, JOMBANG
  6. Panti Asuhan Bananul Amanah Desa Banjarsari Wetan, Kec. Dagangan, Kab. Madiun
  7. Panti Asuhan Asisiyah Jl. RA Kartini No. 69 Nganjuk
  8. Pesantren / Panti Asuhan AL MANHAL Jl. Seruni/Kamboja Pesanggrahan Kota Wisata Batu.
  9. Panti Asuhan AR RAUDHAH JEMBER asuhan oleh Ust. Drs. H. Hisyam Balia
  10. Panti Asuhan AR ROHMAH di Brancang II, Wates Magersari, MOJOKERTO
  11. Panti Asuhan ABABIL, Mbulu, Candimulyo, Dolopo, Kab. Madiun
  12. Panti Asuhan Darul Qur’an, Bojonegoro
  13. Panti Asuhan Ahmad Yani Almuslimun Jl. Mayjen MT Haryono Tulungagung
  14. Panti Asuhan Darut Tarbiah Assa’adah Jl. Bandulan Sukun Kota Malang.
  15. Panti Asuhan Al Hasan Jl. Karah Agung 9 A Surabaya
  16. Wisma Khadijah Kampung Karangjalak Cirebon , Jawa Barat
  17. Panti Guna Sholihah SingaparnaJl. Cikedokan Singaparna 46411 Singaparna Tasikmalaya
  18. Panti Asuhan Tumpuan Harapan Linggawangi Leusari Singaparna Tasikmalaya
  19. Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Klaten Jl. Cemara No. 8 Klaten 57411
  20. Panti Asuhan Aisyiyah Jl. Tegal Sepur 2 Klaten , Jawa Tengah
  21. Panti Asuhan Putri Aisyiyah Daerah Klaten Jl. Dahli No. 4 Tungaan Klaten 57412 Jawa Tengah
  22. Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Surakarta Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 441 Surakarta
  23. Panti Asuhan Aisyiyah Jl. Tulang Bawang Utara 12 Solo Utara Kod. Surakarta , Jawa Tengah
  24. Penyant. Usia Lanjut Aisyiah Jl. Pejajaran Utara III/7 Sumber Banjarsari Surakarta , Jawa Tengah
  25. Panti Asuhan Aisyiyah Jl. Sam Ratulangi Manahan Kodya Surakarta , Jawa Tengah
  26. BAKESOS (Simpan Pinjam Tanpa-Bunga) Joyonegaran 4 Kepatihan Kulon Kod. Surakarta , Jawa Tengah
  27. Panti Asuhan Yatim Putru Aisyiyah Cab. Kottabarat Jl. Samratulangi No. 34/38 Surakarta Jawa Tengah
  28. Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Sragen Jl. Sumbing No. 1 Sragen 57214 Jawa Tengah
  29. Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Jl. Raya Sukowati 310 Kliteh Sragen 57211 , Jawa Tengah
  30. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. Lawu Tegalsari RT 4/X Kab. Karanganyar, Jawa Tengah
  31. Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Jl. Cemara Sidoarjo Boyolali
  32. Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Jl. Tlatar Kebon Bimo Boyolali , Jawa Tengah
  33. Panti Asuhan Yatim Putra-Putri Aisyiyah Ds. Nreni PCM Simo Boyolali, Jawa Tengah
  34. Panti Asuhan Yatim Muh. Samsah Kudus Jl. Sumur Tulak 15 Singocandi Kudus 59314 Telp. Jawa Tengah
  35. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. Ganesa 19 Telp. 34320 Kudus , Jawa Tengah
  36. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. Utama Tengah No. 221 Weleri Kab. Kendal Jawa Tengah
  37. Panti Asuhan Muhammadiyah Tampingan Kendal , Jawa Tengah
  38. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. Utama Tengah 38, Weleri Kendal , Jawa Tengah
  39. Panti Asuhan Muhammadiyah Tuntang Jl. Raya Semarang-Solo Km. 41 Tuntang 50773 , Jawa Tengah
  40. Panti Asuhan Aisyiyah Jl. Raya Semarang-Solo Km. 41 Tuntang, Kab. Semarang , Jawa Tengah
  41. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. KHA Dahlan Soka Salatiga Kab. Semarang , Jawa Tengah
  42. Panti Asuhan Putri Aisyiyah Jl. Raya Tuntang No. 71 Semarang , Jawa Tengah
  43. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. Wonodri Dalam II/22 Kodya Semarang , Jawa Tengah
  44. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. Giri Mukti Barat II/19 Tlogosari Semarang 50196 Jawa Tengah
  45. Panti Asuhan Aisyiyah Jl. Srikandi X/61 Semarang Utara 501781 Jawa Tengah
  46. Panti Asuhan Yatim Aisyiyah Purwodadi Kauman Selatan Gang Ulama No. 9 Purwodadi Grobogan , Jawa Tengah
  47. Panti Asuhan Yatim Aisyiyah Jl. Desa Kwaron Purwodadi Grobogan, Jawa Tengah
  48. Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Gubuk Grobogan 58164 Jawa Tengah
  49. Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Jl. Dr. Wahidin No. 108 Pekalongan 51121 Jawa Tengah
  50. Panti Asuhan Yatim Wisma Rini `Aisyiyah Jl. WR. Supratman No. 40 Pekalongan 51114 Telp. Jawa Tengah
  51. Panti Asuhan Yatim PKS Muhammadiyah Pekajangan Jl. Raya Pekajangan No. 82 Kedungwuni 51172 Pekalongan , Jawa Tengah
  52. Panti Asuhan Umar bin Khotob Jl. Ahmad Yani Gg. Cempaka No. 180B Batang 51125 Jawa Tengah
  53. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. RA Kartini 41 Kodya Tegal , Jawa Tengah
  54. Panti Asuhan Yatim Darun Al-Aitam PKS Muh. Jl. Moga Pulosari Km. 2 Moga Pemalang 52354 Jawa Tengah
  55. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. Wakhid Hasyim Kab. Tegal , Jawa Tengah
  56. Panti Asuhan Muhammadiyah Margasari Kab. Tegal , Jawa Tengah
  57. Panti Asuhan Putri Aisyiyah Jl. KS Tubun No. 32 Kel. Randugunting Tegal Jawa Tengah
  58. Panti Asuhan Muhammadiyah Karangjati Balamoa Tegal Kab. Tegal , Jawa Tengah
  59. Panti Asuhan Aisyiyah Jl. Kauman Brebes, Jawa Tengah
  60. Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kebumen Jl. Mayjend Sutoyo No,34 Kebumen 54300 Jawa Tengah
  61. Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Batikan Pabelan, Mungkid, Magelang Tromol Pos 1 Blabak Jawa Tengah
  62. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. Tamanagung Muntilan Magelang, Jawa Tengah
  63. Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Jl. Paingan Trasan Bandongan Magelang 56151 Telp. 0293 66839 , Jawa Tengah
  64. Panti Asuhan Yatim & Tuna Netra Muh Cab. Purworejo Jl. Plaosan V/382 Purworejo 54111 Telp. 0275 21506 , Jawa Tengah
  65. Lembaga Penyantun Anak "Gunanda" Cakung Bekasi
  66. Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Nusantara Foundation Jl. Karbela II / 31, Jakarta
  67. Panti Sosial Bina Karya Bangun Daya 02 Kedoya Jl. Kembangan Raya, Jakarta
  68. Panti Asuhan Annajah Jl. Cileduk Raya 10, Jakarta
  69. Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa I Jl. Kemuning Raya 17, Jakarta
  70. Panti Asuhan At Tagwa Jl. Dukuh Timur 59, Jakarta
  71. Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia Jl. Gudang Air 25, Jakarta
  72. Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. Rukem II / 13, Jakarta
  73. Yayasan Khusnul Khatimah Jl. Jati Bening 2 / 1B, Jakarta
  74. Panti Asuhan Putra Setia Jl. Kramat Sentiong 51, Jakarta
  75. Yayasan Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. KH Mas Mansyur 65, Jakarta
  76. Panti Asuhan Vincentius Putri Jl. Otto Iskandardinata 76, Jakarta
  77. Yayasan Panti Asuhan "Vander Steur"Jl. Matraman Raya No. 7, Jakarta Timur
  78. Panti Asuhan Yatim Piatu Harapan Remaja Jl. Tenggiri 37, Jakarta
  79. Panti Sosial Bina Remaja Putra Utama 03 Klender Jl. KH Maisin 107
  80. Panti Asuhan Yatim Piatu Putra Nusa Jl. Penjernihan I / 11, Jakarta
  81. Yayasan Yatim Piatu "Al-Barkha"Jl. Jatimakmur No. 149 Pondok Gede, Jak-Tim
  82. Panti Asuhan Yayasan Amal Wanita Jl. Laksamana L. RE Martadinata 37 Jakarta
  83. Taman Si Boncel Jl. Mamad Kahfi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  84. Panti Sosial Asuhan Anak Sosial Anak Tunas Bangsa 01 Jl. Raya Binamarga 79, Jakarta
  85. Santunan Amal Wanita (anak yatim piatu) Jl. Kenanga II No. 75, Jakarta
  86. Panti Asuhan Nusa Putra Jl. Dukuh Pinggir IX No. 9A Tanah Abang, Jakarta Pusat
  87. Panti Asuhan "Nurul Zahroh" Jl. Pord. Timur No. 32 Tanjung Priok Jakarta Utara
  88. Panti Asuhan "Pusaha 26" Jl. Raya Cilincing No. 10 Cillincing Tanjung Priok, Jakarta Utara
  89. Sana Dharma (anak-anak tuli) Jl. Taman Wijaya Kusuma 3 No. 12 Cilandak - Kebayoran Baru -Jak-Sel
  90. Yayasan "Makna Bhakti" (anak-anak cacat) Jl. Dakota V Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat
  91. Panti Asuhan Tuna Netra "Taman Harapan" Jl. Dewi Sartika No. 200 Cawang, Jakarta Timur
  92. Wisma Tuna GandaJl. Raya Jakarta - Bogor Km. 28,5 , Jakarta
  93. Panti Asuhan "Cipayung" Jl. Raya Cipayung Rt. 009 No. 47, Jak-
  94. Panti Wredha I Taman Mini Indonesia Indah
  95. Panti Wredha II Jl. Dakota II Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat
  96. Panti Wredha III Jl. Cendrawasih No. 10 Cengkareng, Jakarta Barat

Proposal Santunan Anak Yatim

Anda Membutuhkan Proposal untuk menyantuni anak Yatim hubungi segera rumah dhuafa Tlp 0218856530/081383650665

Memelihara Anak Yatim

Anda mencari yayasan panti asuhan yang memelihara anak yatim dan dhuafa hubungi rumah dhuafa di 021-8856530-081383650665

Saudaraku, Anak yatim adalah anak yang ditinggalkan mati ayahnya selagi ia belum mencapai umur balig. Dalam Islam, anak yatim memiliki kedudukan tersendiri. Mereka mendapat perhatian khusus dari Rasulullah saw. Ini tiada lain demi untuk menjaga kelangsungan hidupnya agar jangan sampai telantar hingga menjadi orang yang tidak bertanggung jawab.

Oleh karena itu, banyak sekali hadis yang menyatakan betapa mulianya orang yang mau memelihara anak yatim atau menyantuninya. Sayang, anjuran Beliau itu sampai kini belum begitu mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat. Hanya sebagian kecil saja umat Islam yang mau memperhatikan anjuran itu. Hal ini semestinya tidak layak dilakukan umat Islam yang inti ajarannya banyak menganjurkan saling tolong sesama umat Islam dan bahkan selain umat Islam.

Di Indonesia, khususnya di desa-desa, sampai sekarang kebiasaan memberi uang ala kadarnya pada tanggal 10 Muharam kepada anak yatim masih berlaku. Pada setiap tanggal 10 Muharam, anak-anak yatim bergerombol-gerombol mendatangi rumah-rumah orang kaya atau para dermawan. Di situ mereka memperoleh pembagian uang. Kebiasaan demikian sungguh amat terpuji, tetapi apakah para anak yatim hanya butuh bantuan sekali itu?

Tentunya tidak. Mereka membutuhkan bimbingan sampai dirinya mampu mengarungi bahtera kehidupannya sendiri. Betapa mulianya orang yang mau berbuat demikian, sebagaimana hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari bersumber dari Sahl bin Sa’ad bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Saya yang menanggung (memelihara) anak yatim dengan baik ada di surga bagaikan ini, seraya Beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dan Beliau rentangkan kedua kaki jarinya itu” (H.R. Bukhari).

Allah sendiri berfirman yang artinya, “Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa besar (An-Nisaa:2).

Anak yang ditinggal mati oleh ibunya ketika ia masih kecil bukanlah termasuk anak yatim. Sebab bila kita lihat arti kata yatim sendiri ialah kehilangan induknya yang menanggung nafkah. Di dalam Islam yang menjadi penanggung jawab urusan nafkah ini ialah ayah, bukan ibu. Alquran telah menjelaskan adanya larangan memakan harta anak yatim dengan cara lalim sebagaimana firman Allah yang artinya, “Sesungguhnya orang yang memakan harta anak yatim secara lalim. Sebenarnya mereka itu menelan api neraka sepuluh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala” (An-Nisaa: 10).

Ismail bin Abdurrahman berkata, “Pemakan harta anak yatim dengan lalim itu besok di hari kiamat akan dikumpulkan dan di waktu itu keluarlah api yang menyala-nyala dari mulutnya, telinganya dan matanya sehingga semua orang mengenalnya bahwa ia sebagai pemakan harta anak yatim.”

Para ulama berkata, bagi setiap wali anak yatim bilamana ia dalam keadaan fakir diperbolehkan baginya memakan sebagian anak yatim dengan cara ma’ruf (baik) menurut sekadar kebutuhannya saja demi kemaslahatan untuk memenuhi kebutuhannya tidak boleh berlebih-lebihan dan jika berlebih-lebihan akan menjadi haram. Menurut Ibnul Jauzi dalam menafsirkan “bil ma’ruf” ada 4 jalan yaitu, pertama, mengambil harta anak yatim dengan jalan kiradl. Kedua, memakannya sekadar memenuhi kebutuhan saja. Ketiga, mengambil harta anak yatim hanya sebagai imbalan, apabila ia telah bekerja untuk kepentingan mengurus harta anak yatim itu, dan keempat, memakan harta anak yatim tatkala dalam keadaan terpaksa, dan apabila ia telah mampu, harus mengembalikan dan jika ia benar-benar tidak mampu hal tersebut dihalalkan.

Kecuali mengancam orang yang merugikan harta anak yatim, Allah juga akan mengangkat derajat orang-orang yang suka menyantuni anak yatim; sebagaimana sabda Nabi, “Barang siapa yang menanggung makan dan minum (memelihara) anak yatim dari orang Islam, sampai Allah SWT mencukupkan dia, maka Allah mengharuskan ia masuk surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak terampunkan” (H.R. Turmudzi).

Dari hadis ini, memberikan jaminan bagi orang-orang yang mau mengasuh anak yatim akan memperoleh imbalan pahala dari Allah SWT, berupa surga yang disejajarkan dengan surga Nabi saw., kecuali ia melakukan dosa-dosa yang tidak terampunkan oleh Allah SWT. Demikianlah kewajiban kita sebagai umat Islam dalam menyantuni anak yatim.

Hadist Anak Yatim - Rumah Dhuafa

Banyak hadis yang menceritakan tentang kemulyaan memelihara menyantuni serta mengasihi anak yatim maka dari itu marilah kita semua senantiasa mengulurkan tangan demi kepedulian kita untuk saling membantu sesama anak anak yatim karna banyak hadis hadits yang menceritakan tentang kemulyaannya di antarannya adalah

1. Hadits Pertama


مَنْ ضَمَّ يَتِيْمًا بَيْنَ أَبَوَيْنِ مُسْلِمَيْنِ فِيْ طَعَامِهِ وَ شَرَابِهِ حَتَّى يَسْتَغْنِيَ عَنْهُ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ

“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” [HR. Abu Ya'la dan Thobroni, Shohih At Targhib, Al-Albaniy : 2543].


2. Hadits Kedua

“Ada seorang laki-laki yang datang kepada nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam mengeluhkan kekerasan hatinya. Nabipun bertanya : sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” [HR Thobroni, Targhib, Al Albaniy : 254]

ALLAHUMAJ'ALNA MINHUM YA RABB...


3. Hadits ketiga

Suatu ketika Saib bin Abdulloh rodhiyallohu ‘anhu datang kepada Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam, maka Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya :
ياَ سَائِبُ انْظُرْ أَخْلاَقَكَ الَّتِيْ كُنْتَ تَصْنَعُهَا فِيْ الجْاَهِلِيَّةِ فَاجْعَلْهَا فِيْ اْلإِسْلاَمِ. أَقْرِ الضَّيْفَ و أَكْرِمِ الْيَتِيْمَ وَ أَحْسِنْ إِلَى جَارِكَ


“Wahai Saib, perhatikanlah akhlak yang biasa kamu lakukan ketika kamu masih dalam kejahiliyahan, laksanakan pula ia dalam masa keislaman. Jamulah tamu, muliakanlah anak yatim, dan berbuat baiklah kepada tetangga.” [HR.Ahmad dan Abu Dawud, Shohih Abu Dawud, Al-Albani : 4836]

4. Hadits keempat

Dalam sebuah atsar disebutkan riwayat dari Daud ‘alaihissalam, yang berkata :
كُنْ لِلْيََتِيْمِ كَاْلأَبِ الرَّحِيْمِ

“Bersikaplah kepada anak yatim, seperti seorang bapak yang penyayang.” [HR. Bukhori]

Kisah Anak-ank yatim

Inilah sebuah kisah anak yatim piatu Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kata terakhir yang ia tinggalkan adalah saya pernah datang dan saya sangat penurut.Anak ini rela melepasakan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dan membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Dan dia rela melepaskan pengobatannya.

Begitu lahir dia sudah tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya.
Dia hanya memiliki seorang papa yang mengadopsinya. Papanya berumur 30 tahun yang bertempat tinggal di provinsi She Cuan kecamatan Suang Liu, kota Sang Xin Zhen Yun Ya Chun Er Cu. Karena miskin, maka selama ini ia tidak menemukan pasangan hidupnya. Kalau masih harus mengadopsi anak kecil ini, mungkin tidak ada lagi orang yang mau dilamar olehnya. Pada tanggal 30 November 1996, tgl 20 bln 10 imlek, adalah saat dimana papanya menemukan anak kecil tersebut diatas hamparan rumput, disanalah papanya menemukan seorang bayi kecil yang sedang kedinginan. Pada saat menemukan anak ini, di dadanya terdapat selembar kartu kecil tertulis, 20 November jam 12.

Melihat anak kecil ini menangis dengan suara tangisannya sudah mulai melemah.
Papanya berpikir kalau tidak ada orang yang memperhatikannya, maka kapan saja
bayi ini bisa meninggal. Dengan berat hati papanya memeluk bayi tersebut, dengan menghela nafas dan berkata, "saya makan apa, maka kamu juga ikut apa yang saya makan". Kemudian papanya memberikan dia nama Yu Yan.

Ini adalah kisah seorang pemuda yang belum menikah yang membesarkan seorang anak, tidak ada Asi dan juga tidak mampu membeli susu bubuk, hanya mampu memberi makan bayi tersebut dengan air tajin (air beras). Maka dari kecil anak ini tumbuh menjadi lemah dan sakit-sakitan. Tetapi anak ini sangat penurut dan sangat patuh. Musim silih berganti, Yu Yuan pun tumbuh dan bertambah besar serta memiliki kepintaran yang luar biasa. Para tetangga sering memuji Yu Yuan sangat pintar, walaupun dari kecil sering sakit-sakitan dan mereka sangat menyukai Yu
Yuan. Ditengah ketakutan dan kecemasan papanya, Yu Yuan pelan-pelan tumbuh dewasa.

Yu Yuan yang hidup dalam kesusahan memang luar biasa, mulai dari umur lima tahun, dia sudah membantu papa mengerjakan pekerjaan rumah. Mencuci baju, memasak nasi dan memotong rumput. Setiap hal dia kerjakan dengan baik. Dia sadar dia berbeda dengan anak-anak lain. Anak-anak lain memiliki sepasang orang tua, sedangkan dia hanya memiliki seorang papa. Keluarga ini hanya mengandalkan dia dan papa yang saling menopang. Dia harus menjadi seorang anak yang penurut dan tidak boleh membuat papa menjadi sedih dan marah.

Pada saat dia masuk sekolah dasar, dia sendiri sudah sangat mengerti, harus giat belajar dan menjadi juara di sekolah. Inilah yang bisa membuat papanya yang tidak berpendidikan menjadi bangga di desanya. Dia tidak pernah mengecewakan papanya, dia pun bernyanyi untuk papanya. Setiap hal yang lucu yang terjadi di sekolahnya di ceritakan kepada papanya. Kadang-kadang dia bisa nakal dengan mengeluarkan soal-soal yang susah untuk menguji papanya.

Setiap kali melihat senyuman papanya, dia merasa puas dan bahagia. Walaupun tidak seperti anak-anak lain yang memiliki mama, tetapi bisa hidup bahagia dengan papa, ia sudah sangat berbahagia.

Mulai dari bulan Mei 2005 Yu Yuan mulai mengalami mimisan. Pada suatu pagi saat Yu Yuan sedang mencuci muka, ia menyadari bahwa air cuci mukanya sudah penuh dengan darah yang ternyata berasal dari hidungnya. Dengan berbagai cara tidak bisa menghentikan pendarahan tersebut. Sehingga papanya membawa Yu Yuan ke puskesmas desa untuk disuntik. Tetapi sayangnya dari bekas suntikan itu juga mengerluarkan darah dan tidak mau berhenti. Dipahanya mulai bermunculanbintik- bintik merah. Dokter tersebut menyarankan papanya untuk membawa Yu Yuan ke rumah sakit untuk diperiksa. Begitu tiba di rumah sakit, Yu Yuan tidak mendapatkan nomor karena antrian sudah panjang. Yu Yuan hanya bisa duduk sendiri dikursi yang panjang untuk menutupi hidungnya. Darah yang keluar dari hidungnya bagaikan air yang terus mengalir dan memerahi lantai. Karena papanya merasa tidak enak kemudian mengambil sebuah baskom kecil untuk menampung
darah yang keluar dari hidung Yu Yuan. Tidak sampai sepuluh menit, baskom yang kecil tersebut sudah penuh berisi darah yang keluar dari hidung Yu Yuan.

Dokter yang melihat keadaaan ini cepat-cepat membawa Yu Yuan untuk diperiksa. Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa Yu Yuan terkena Leukimia ganas. Pengobatan penyakit tersebut sangat mahal yang memerlukan biaya sebesar 300.000 $. Papanya mulai cemas melihat anaknya yang terbaring lemah di ranjang. Papanya hanya memiliki satu niat yaitu menyelamatkan anaknya. Dengan berbagai cara meminjam uang kesanak saudara dan teman dan ternyata, uang yang terkumpul sangatlah sedikit. Papanya akhirnya mengambil keputusan untuk menjual rumahnya yang merupakan harta satu satunya. Tapi karena rumahnya terlalu kumuh, dalam waktu yang singkat tidak bisa menemukan seorang pembeli.

Melihat mata papanya yang sedih dan pipi yang kian hari kian kurus. Dalam hati Yu Yuan merasa sedih. Pada suatu hari Yu Yuan menarik tangan papanya, air mata pun mengalir dikala kata-kata belum sempat terlontar. "Papa saya ingin mati".
Papanya dengan pandangan yang kaget melihat Yu Yuan, "Kamu baru berumur 8 tahun kenapa mau mati". "Saya adalah anak yang dipungut, semua orang berkata nyawa saya tak berharga, tidaklah cocok dengan penyakit ini, biarlah saya keluar dari rumah sakit ini."

Pada tanggal 18 juni, Yu Yuan mewakili papanya yang tidak mengenal huruf, menandatangani surat keterangan pelepasan perawatan. Anak yang berumur delapan tahun itu pun mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan pemakamannya sendiri. Hari itu juga setelah pulang kerumah, Yu Yuan yang sejak kecil tidak pernah memiliki permintaan, hari itu meminta dua permohonan kepada papanya. Dia ingin memakai baju baru dan berfoto. Yu Yuan
berkata kepada papanya: "Setelah saya tidak ada, kalau papa merindukan saya lihatlah melihat foto ini". Hari kedua, papanya menyuruh bibi menemani Yu Yuan pergi ke kota dan membeli baju baru. Yu Yuan sendirilah yang memilih baju yang dibelinya. Bibinya memilihkan satu rok yang berwarna putih dengan corak bintik-bintik merah. Begitu mencoba dan tidak rela melepaskannya. Kemudian mereka bertiga tiba di sebuah studio foto. Yu Yuan kemudia memakai baju barunya dengan pose secantik mungkin berjuang untuk tersenyum. Bagaimanapun ia berusaha tersenyum, pada akhirnya juga tidak bisa menahan air matanya yang mengalir keluar. Kalau bukan karena seorang wartawan Chuan Yuan yang bekerja di surat kabar Cheng Du Wan Bao, Yu Yuan akan seperti selembar daun yang lepas dari pohon dan hilang ditiup angin.

Setelah mengetahui keadaan Yu Yuan dari rumah sakit, Chuan Yuan kemudian menuliskan sebuah laporan, menceritakan kisah Yu Yuan secara detail. Cerita tentang anak yg berumur 8 tahun mengatur pemakamakannya sendiri dan akhirnya menyebar keseluruh kota Rong Cheng. Banyak orang-orang yang tergugah oleh seorang anak kecil yang sakit ini, dari ibu kota sampai satu Negara bahkan sampai keseluruh dunia. Mereka mengirim email ke seluruh dunia untuk menggalang dana bagi anak ini". Dunia yang damai ini menjadi suara panggilan yang sangat kuat bagi setiap orang.

Hanya dalam waktu sepuluh hari, dari perkumpulan orang Chinese didunia saja telah mengumpulkan 560.000 dolar. Biaya operasi pun telah tercukupi. Titik kehidupan Yu Yuan sekali lagi dihidupkan oleh cinta kasih semua orang.

Setelah itu, pengumuman penggalangan dana dihentikan tetapi dana terus mengalir dari seluruh dunia. Dana pun telah tersedia dan para dokter sudah ada untuk mengobati Yu Yuan. Satu demi satu gerbang kesulitan pengobatan juga telah dilewati. Semua orang menunggu hari suksesnya Yu Yuan.

Ada seorang teman di-email bahkan menulis: "Yu Yuan anakku yang tercinta saya mengharapkan kesembuhanmu dan keluar dari rumah sakit. Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. Yu Yuan anakku tercinta."

Pada tanggal 21 Juni, Yu Yuan yang telah melepaskan pengobatan dan menunggu kematian akhirnya dibawa kembali ke ibu kota . Dana yang sudah terkumpul, membuat jiwa yang lemah ini memiliki harapan dan alasan untuk terus bertahan hidup. Yu Yuan akhirnya menerima pengobatan dan dia sangat menderita didalam sebuah pintu kaca tempat dia berobat. Yu Yuan kemudian berbaring di ranjang untuk diinfus. Ketegaran anak kecil ini membuat semua orang kagum
padanya. Dokter yang menangani dia, Shii Min berkata, dalam perjalanan proses terapi akan mendatangkan mual yang sangat hebat. Pada permulaan terapi Yu Yuan sering sekali muntah. Tetapi Yu Yuan tidak pernah mengeluh. Pada saat pertama kali melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang, jarum suntik ditusukkan dari depan dadanya, tetapi Yu Yuan tidak menangis dan juga tidak berteriak, bahkan tidak meneteskan air mata. Yu yuan yang dari lahir sampai maut menjemput tidak pernah mendapat kasih sayang seorang ibu. Pada saat dokter Shii Min menawarkan Yu Yuan untuk menjadi anak perempuannya. Air mata Yu Yuan pun mengalir tak terbendung.

Hari kedua saat dokter Shii Min datang, Yu Yuan dengan malu-malu memanggil dengan sebutan Shii Mama. Pertama kalinya mendengar suara itu, Shii Min kaget, dan kemudian dengan tersenyum dan menjawab, "Anak yang baik". Semua orang mendambakan sebuah keajaiban dan menunggu momen dimana Yu Yuan hidup dan sembuh kembali. Banyak masyarakat datang untuk menjenguk Yu Yuan dan banyak orang menanyakan kabar Yu Yuan dari email. Selama dua bulan Yu Yuan melakukan terapi dan telah berjuang menerobos sembilan pintu maut. Pernah mengalami pendarahan dipencernaan dan selalu selamat dari bencana. Sampai akhirnya darah putih dari tubuh Yu Yuan sudah bisa terkontrol. Semua orang-orang pun menunggu kabar baik dari kesembuhan Yu Yuan.

Tetapi efek samping yang dikeluarkan oleh obat-obat terapi sangatlah menakutkan, apalagi dibandingkan dengan anak-anak leukemia yang lain. Fisik Yu Yuan jauh sangat lemah. Setelah melewati operasi tersebut fisik Yu Yuan semakin lemah.

Pada tanggal 20 agustus, Yu Yuan bertanya kepada wartawan Fu Yuan: "Tante kenapa mereka mau menyumbang dana untuk saya? Tanya Yu Yuan kepada wartawan tersebut.Wartawan tersebut menjawab, karena mereka semua adalah orang yang baik hati". Yu Yuan kemudia berkata : "Tante saya juga mau menjadi orang yang baik hati". Wartawan itupun menjawab, "Kamu memang orang yang baik. Orang baik harus saling membantu agar bisa berubah menjadi semakin baik". Yu yuan dari bawah bantal tidurnya mengambil sebuah buku, dan diberikan kepada ke Fu Yuan. "Tante ini adalah surat wasiat saya."

Fu yuan kaget, sekali membuka dan melihat surat tersebut ternyata Yu Yuan telah mengatur tentang pengaturan pemakamannya sendiri. Ini adalah seorang anak yang berumur delapan tahun yang sedang menghadapi sebuah kematian dan diatas ranjang menulis tiga halaman surat wasiat dan dibagi menjadi enam bagian, dengan pembukaan, tante Fu Yuan, dan diakhiri dengan selamat tinggal tante Fu Yuan.

Dalam satu artikel itu nama Fu Yuan muncul tujuh kali dan masih ada sembilan sebutan singkat tante wartawan. Dibelakang ada enam belas sebutan dan ini adalah kata setelah Yu Yuan meninggal. Tolong,..... .. Dan dia juga ingin menyatakan terima kasih serta selamat tinggal kepada orang-orang yang selama ini telah memperhatikan dia lewat surat kabar. "Sampai jumpa tante, kita berjumpa lagi dalam mimpi. Tolong jaga papa saya. Dan sedikit dari dana pengobatan ini bisa dibagikan kepada sekolah saya. Dan katakana ini juga pada pemimpin palang merah. Setelah saya meninggal, biaya pengobatan itu dibagikan kepada orang-orang yang sakit seperti saya. Biar mereka lekas sembuh". Surat wasiat ini membuat Fu Yuan tidak bisa menahan tangis yang membasahi pipinya.

Saya pernah datang, saya sangat patuh, demikianlah kata-kata yang keluar dari bibir Yu Yuan. Pada tanggal 22 agustus, karena pendarahan dipencernaan hampir satu bulan, Yu Yuan tidak bisa makan dan hanya bisa mengandalkan infus untuk bertahan hidup. Mula
-mulanya berusaha mencuri makan, Yu Yuan mengambil mie instant dan memakannya. Hal ini membuat pendarahan di pencernaan Yu Yuan semakin parah. Dokter dan perawat pun secepatnya memberikan pertolongan darurat dan memberi infus dan transfer darah setelah melihat pendarahan Yu Yuan yang sangat hebat. Dokter dan para perawat pun ikut menangis. Semua orang ingin membantu meringankan pederitaannya. Tetapi tetap tidak bisa membantunya. Yu Yuan yang telah menderita karena penyakit tersebut akhirnya meninggal dengan tenang. Semua orang tidak bisa menerima kenyataan ini melihat malaikat kecil yang cantik yang suci bagaikan air. Sungguh telah pergi kedunia lain.

Dikecamatan She Chuan, sebuah email pun dipenuhi tangisan menghantar kepergian Yu Yuan. Banyak yang mengirimkan ucapan turut berduka cita
dengan karangan bunga yang ditumpuk setinggi gunung. Ada seorang pemuda berkata dengan pelan "Anak kecil, kamu sebenarnya adalah malaikat kecil diatas langit, kepakanlah kedua sayapmu. Terbanglah.. ......... ...." demikian kata-kata dari seorang pemuda tersebut.

Pada tanggal 26 Agustus, pemakaman Yu Yuan dilaksanakan saat hujan gerimis. Didepan rumah duka, banyak orang-orang berdiri dan menangis mengantar kepergian Yu Yuan. Mereka adalah papa mama Yu Yuan yang tidak dikenal oleh Yu Yuan semasa hidupnya. Demi Yu Yuan yang menderita karena leukemia dan melepaskan pengobatan demi orang lain, maka datanglah papa mama dari berbagai daerah yang diam-diam mengantarkan kepergian Yu Yuan.

Didepan kuburannya terdapat selembar foto Yu Yuan yang sedang tertawa. Diatas batu nisannya tertulis, "Aku pernah datang dan aku sangat patuh" (30 nov 1996- 22 agus 2005). Dan dibelakangnya terukir perjalanan singkat riwayat hidup Yu Yuan. Dua kalimat terakhir adalah disaat dia masih hidup telah menerima kehangatan dari dunia. Beristirahatlah gadis kecilku, nirwana akan menjadi lebih ceria dengan adanya dirimu.

Sesuai pesan dari Yu Yuan, sisa dana 540.000 dolar tersebut disumbangkan kepada anak-anak penderita luekimia lainnya. Tujuh anak yang menerima bantuan dana Yu Yuan itu adalah : Shii Li, Huang Zhi Qiang, Liu Ling Lu, Zhang Yu Jie, Gao Jian, Wang Jie. Tujuh anak kecil yang kasihan ini semua berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka adalah anak-anak miskin yang berjuang melawan kematian.

Pada tanggal 24 September, anak pertama yang menerima bantuan dari Yu
Yuan di rumah sakit Hua Xi berhasil melakukan operasi. Senyuman yang mengambang pun terlukis diraut wajah anak tersebut. "Saya telah menerima bantuan dari kehidupan Anda, terima kasih adik Yu Yuan kamu pasti sedang melihat kami diatas sana . Jangan risau, kelak di batu nisan, kami juga akan mengukirnya dengan kata-kata "Aku pernah datang dan aku sangat patuh".

Renungan:
Demikianlah sebuah kisah yang sangat menggugah hati kita. Seorang anak kecil yang berjuang bertahan hidup dan akhirnya harus menghadapi kematian akibat sakit yang dideritanya. Dengan kepolosan dan ketulusan serta baktinya kepada orang tuanya, akhirnya mendapatkan respon yang luar biasa dari kalangan Dunia.Walaupun hidup serba kekuarangan, Dia bisa memberikan kasihnya terhadap sesama.Inilah contoh yang seharusnya kita pun mampu melakukan hal yang sama, berbuat sesuatu yang bermakna bagi sesama, memberikan sedikit kehangatan dan perhatian kepada orang yang membutuhkan. Pribadi dan hati seperti inilah yang dinamakan pribadi seorang Pengasih.

Puisi anak Yatim - Rumah Dhuafa

Doa Anak Yatim - Rumah Dhuafa

Inilah sebuah kisah dari seorang yang menyantuni dan memelihara serta menyayangi anak yatim anda ingin mengetahui kedahsyatan doa anak yatim segera datang ke rumah dhuafa 0218856530/081383650665 inilah kisahnya

"Ketika saya masih aktif di Yayasan Himmata tahun 2006, yaitu sebuah yayasan sosial yang mengayomi dan menghidupi anak-anak jalanan di Jakarta, ada salah seorang istri menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu yang pertama datang ke daerah Plumpang, Jakarta Utara. Menemui pengurus yayasan, beliau kemudian meminta kepada kami untuk memanggil beberapa anak yang sudah tidak punya orang tua lagi dari kumpulan anak-anak jalanan yang diasuh untuk maju ke depan. Sebagai informasi tambahan, suami ibu ini adalah menteri salah satu departemen yang saat itu kinerjanya sangat buruk dalam penilaian masyarakat.
Ketika menteri tersebut memimpin departemennya, banyak kejadian-kejadian yang merugikan masyarakat. Karena itu muncul tuntutan publik agar menteri tersebut mengundurkan diri.

Singkat cerita, ibu ini minta didoakan oleh anak-anak yatim dari Yayasan Himmata agar suaminya diberi ketabahan, kelapangan dan keberhasilan dalam tanggung jawabnya saat ini. Tidak lupa sebagaimana orang-orang yang punya hajat, beliau pun menyisipkan bingkisan untuk mereka.

Kini suami ibu tersebut sudah tidak menjabat lagi sebagai menteri di departemen tersebut. Oleh Presiden SBY ia diberikan posisi strategis sebagai menteri koordinasi yang membawahi menteri-menteri lain yang membidangi masalah khusus.

Masih di tahun yang sama, salah seorang kerabat saya menderita tumor otak. Beliau koma hingga berhari-hari. Dokter pribadi yang biasa menangani bahkan sudah mengatakan tidak ada harapan lagi. Pihak keluarga masih mencoba mencari jalan keluar bagi kesembuhan beliau. Saya yang saat itu sempat melihat kondisi kerabat tersebut, berharap ada keajaiban yang datang dari Allah sehingga beliau bisa pulih dan sehat kembali. Dan saya melihat harapan itu dititipkan Allah melalui Yayasan Al-Aqsa, sebuah yayasan yatim piatu yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Saya mendatangi yayasan tersebut, menyedekahkan sejumlah uang dan meminta kepada pengurusnya agar nanti malam, ketika anak-anak asuh selesai sholat maghrib, saya mohon agar kerabat saya yang koma itu didoakan kesembuhannya. Sambil saya juga meminta pengurus Yayasan Himmata juga mendoakannya. Hasilnya, beliau tersadar dari koma, sembuh, dan kini sudah bisa berkumpul lagi bersama keluarga tercintanya. Anehnya, dokter pribadi yang mengklaim bahwa sudah tidak ada harapan lagi itu justru sudah meninggal duluan!

Dalam Al-Qur’an, kata ”yatim” disebut 23 kali. Ini menunjukkan bahwa Islam sangat memuliakan anak yatim. Tidak heran bagi sebagian besar orang yang memiliki hajat, cita-cita, atau sekedar merayakan ulang tahun, selalu mengundang anak-anak yatim. Bahkan Aburizal Bakrie, ketika berlaga untuk memperebutkan kursi Ketua Umum Partai Golkar menyantuni 1500 anak yatim piatu di Riau. Terbukti akhirnya Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie berhasil memenangkan kompetisi tersebut.

Bila kita saat ini sedang dirundung duka, kesempitan rezeki, hutang yang menumpuk, kesulitan hidup, tidak ada salahnya kita menggunakan lisan-lisan anak yatim sebagai jalan kita untuk meraih pertolongan Allah SWT. Datanglah ke yayasan mereka, atau undanglah mereka datang ke rumah kita. Insya Allah segala permasalahan kita bisa diselesaikan melalui perantara doa mereka. Wallahu’alam.

Sedekah Untuk Anak Yatim - Rumah Dhuafa

Anda ingin bersedekah menyantuni memelihara serta menyayangi para anak yatim dan dhuafa mari bersama kita bangun peradaban bersama Rumah Dhuafa informasi Hubungi 021-8856530- 081383650665

Kedudukan anak yatim dalam Al Quran sangat diprioritaskan untuk memperoleh kasih sayang. Rasulullah saw pernah bersabda. ” Sesungguhnya apabila anak yatim dipukul dan menangis maka goncanglah Arsy Allah SWT. Pada saat itulah Allah bertanya, Hai malaikat – malaikatKu, siapakah yang menyakiti anak ini? ”

Dalam hadis yang lain, Rasulullah saw bersabda, “ Barang siapa melindungi anak yatim dengan makanan dan minumannya maka Allah SWT mewajibkan surga baginya. ”

Memberikan sedekah pada anak yatim ini pernah dicontohkan oleh Rasulullah ,antara lain yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik. Ia menceritakan, pada suatu hari raya ketika Rasulullah saw berangkat Shalat Ied, ia melihat seorang bocah berpakaian kumal sedang menangis. Padahal disekelilingnya banyak anak–anak yang sedang riang gembira. Maka Rasulullah segera mendekati anak tersebut. “ Hai nak, kenapakah engkau menangis? ” Tanya Rasulullah. “ Aku tidak punya pakaian baru yang bagus seperti mereka, Bapak,” jawab anak tersebut yang tidak mengetahui bahwa yang sedang dihadapannya itu Rasulullah.

“ Siapakah orang tuamu dan dimanakah mereka sekarang? ”

“ Wahai Bapak, ayahku telah meninggal dalam sebuah peperangan bersama Rasulullah. Kemudian ibuku menikah dengan laki-laki lain, dan suami ibuku mengusirku. Padahal mereka menempati rumah dan mewarisi semua peninggalan ayahku.”

Rasulluluh membujuknya untuk diam . Kemudian ia berkata, “ Maukah engkau menjadikan aku ayahmu dan Aisyah ibumu, lalu Ali pamanmu , sedangkan Hasan , Husein serta Fatimah menjadi saudara-saudaramu? ”

Tahulah anak itu, bahwa yang sedang bicara dengannya adalah Rasulullah. Maka jawabnya, “ Kenapa tidak mau ya Rasullullah? ” Seketika itu Rasulullah membawa pulang anak itu. Lebih dulu Anak itu beliau beri makan dan minum sepuasnya, kemudian beliau beri pakaian yang bagus dan sedikit wewangian . Setelah berpakaian rapi, anak itu tampak riang gembira dan membaur dengan gerombolan anak-anak yang lainnya.

“ Siapakah yang telah membelikan pakaian bagus untukmu? ” Tanya teman-temannya.

“ Rasulullah, kini beliau telah menjadi ayahku ”

Gambar Anak Yatim

Bantuan dan cara menyantuni Anak Yatim

Anda ingin tahu tentanh beberapa hikmah memberikan bantuak kepada anak yatim silahkan baca artikel ini

Segala puji bagi Alloh Ta'ala Yang Mengaruniakan rezeki tanpa batas, Yang Maha Pemurah lagi Maha Pemberi. Sholawat dan salam semoga dilimpahkan kepadaNabi Muhammad shollallohu 'alaihi wa sallam, kerabat, sahabat, dan pengikutnya yang setia hingga hari kiamat.
Saudaraku Muslim ! Alangkah banyaknya duka dan derita yang mengisi kehidupan ini. Ia memang tidak belas kasihan kepada siapapun. Dan tidak ada seorang pun yang bisa meneguk air yang benar-benar jernih dari gelas kehidupan ini. Dalam kehidupan ini, manusia beralih dari keadaan-keadaan bahagia kepada keadaan-keadaan menderita. Tidak ada bedanya, yang masih kecil maupun yang sudah dewasa. Penjara-penjara kehidupan dan beban-beban beratnya berbeda-beda tingkatan. Ada yang kecil dan berlangsung beberapa saat saja, ada pula yang besar, dan berlangsung dalam masa yang panjang.

Saudaraku Muslim ! Ini adalah gambaran dari sebagian derita kehidupan itu, yang dialami oleh sebagian orang diantara kita, yang kepahitannya mereka rasakan dalam masa yang panjang ! Kepahitan yang dirasakan oleh orang-orang papa dan lemah itu, yang lebih dulu merasakan pahitnya kehidupan sebelum manisnya. Tahukah anda, siapa orang-orang papa itu ? Mereka adalah anak-anak yatim! Mereka adalah anak-anak, yang kehilangan sosok yang mencarikan nafkah bagi mereka sebelum mengerti apa itu nafkah, apa itu pekerjaan. Bahkan mereka adalah anak-anak yang kehilangan sosok yang membimbing mereka, sebelum mengenal apa-apa. Merekalah anak yatim ! Anak yang dikejutkan oleh kematian ayahnya, sebelum merasakan manisnya kasih sayang ayah, sebelum mereka merasakan perlindungan tangan yang perkasa itu ! Saudaraku ! Anda sudah tahu, siapakah anak yatim itu ?! Wahai anda yang memiliki hati yang penyayang ! Tahukah Anda, apa kewajiban kita terhadapnya ?

MENYANTUNI ANAK YATIM ADALAH AKHLAK MULIA

Saudaraku Muslim ! Islam telah mendorong pemeluknya agar memiliki akhlak mulia. Salah satu akhlak mulia itu adalah menyantuni anak yatim. Sesungguhnya, anak yatim adalah manusia yang paling membutuhkan pertolongan dan kasih sayang. Karena ia adalah anak yang kehilangan ayahnya pada saat ia sangat membutuhkannya. Ia membutuhkan pertolongan dan kasih sayang kita, karena ia tidak mungkin mendapatkan kasih sayang ayahnya yang telah tiada. Jika anda melihat seseorang yang penyayang kepada anak-anak yatim dan menyantuni mereka, maka ketahuilah bahwa ia adalah seorang yang berbudi dan berakhlak mulia. Suatu ketika Saib bin Abdulloh rodhiyallohu 'anhu datang kepada Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam, maka Nabi sholallohu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya :

"Wahai Saib, perhatikanlah akhlak yang biasa kamu lakukan ketika kamu masih dalam kejahiliyahan, laksanakan pula ia dalam masa keislaman. Jamulah tamu, muliakanlah anak yatim, dan berbuat baiklah kepada tetangga." [HR.Ahmad dan Abu Dawud, Shohih Abu Dawud, Al-Albani : 4836]

Dalam sebuah atsar disebutkan riwayat dari Daud 'alaihissalam, yang berkata :

"Bersikaplah kepada anak yatim, seperti seorang bapak yang penyayang." [HR. Bukhori]

Saudaraku muslim ! Kasih sayang dan berbuat baik kepada anak yatim, sebagaimana yang telah saya katakan kepada anda, adalah sebagian dari akhlak dan moralitas orang-orang yang mulia. Itu tidak bisa dilakukan kecuali oleh seorang lelaki yang mulia, yang menghimpun banyak budi pekerti mulia, yang mencintai kebajikan. Abdullah bin Umar rodhiyallohu 'anhu tidak pernah memakan makanan kecuali dimeja makannya ada seorang anak yatim yang makan bersamanya. Jadilah orang seperti itu, saudaraku ! Seorang yang penyantun, lemah lembut, dan berupaya berbuat kebaikan kepada anak yatim, mengusap air mata mereka dengan tangan dan harta anda serta memasukkan perasaan gembira ke dalam hati mereka. Ketahuilah, bahwa jika anda mendapat taufiq untuk melaksanakan itu, maka anda benar-benar manusia yang beruntung. Yang berhak mendapat gelar "Seorang yang Berbudi".

KEPADA ANDA YANG INGIN MENEMANI NABI DI SURGA

Saudaraku muslim ! Masuk surga adalah kesuksesan paling tinggi yang diraih oleh orang-orang yang beriman. Bagaimana pula dengan menemani Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam didalamnya? Itu adalah derajat yang akan diraih oleh orang-orang yang menyantuni anak yatim. Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini", Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya. [HR. Bukhori].

Imam Ibnu Bathol rohimahulloh berkata : "Orang yang mendengar hadis ini wajib melaksanakannya, agar ia bisa menjadi sahabat Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam di surga. Di akhirat, tidak ada kedudukan yang lebih utama dari itu." Al-Hafizh Ibnu Hajar rohimahulloh berkata : "Isyarat ini cukup untuk menegaskan kedekatan kedudukan pemberi santunan kepada anak yatim dan kedudukan Nabi, karena tidak ada jari yang memisahkan jari telunjuk dengan jari tengah." Saudaraku muslim ! Tahukah anda, apa hasil yang akan diperoleh dengan menyantuni dan mengasihi anak yatim, apa sikap anda, saudaraku, terhadap kebaikan ini ? Jika anda termasuk orang-orang yang mampu, apakah anda pernah berpikir untuk menyantuni seorang anak yatim, sehingga anda bisa menjadi sahabat nabi shollallohu 'alaihi wa sallam di surga. Untuk menyantuni anak yatim anda tidak harus memiliki kekayaan yang melimpah. Melainkan, siapa yang memungut seorang anak yatim, memberinya makanan dengan makanan yang sehari-hari yang dimakannya, memberinya minum dengan minuman yang bisa diminumnya, maka ia akan memperoleh kedudukan tersebut. Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga." [HR. Abu Ya'la dan Thobroni, Shohih At Targhib, Al-Albaniy : 2543].

Wahai anda yang ingin memperoleh apa yang bermanfaat bagi dirinya, jika anda mendapat kesempatan untuk menyantuni anak yatim, jangan sekali-kali anda sia-siakan. Jika anda tidak menyukai hal itu dan menyia-nyiakannya, maka pikirkanlah pahala bagi orang yang menyantuni anak yatim. Tidakkah anda ingin menjadi sahabat Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam di sorga ?

MULIAKANLAH ANAK YATIM, NISCAYA HATIMU MENJADI LUNAK DAN KEBUTUHANMU TERPENUHI

Saudaraku muslim ! Jika anda mengeluhkan hati anda yang keras, maka menyantuni anak yatim merupakan sarana yang bisa menjadikan hati lunak. Ia adalah obat yang diwasiatkan oleh Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam yang telah diutus dengan membawa petunjuk dengan kebenaran shollallohu 'alaihi wa sallam. Diriwayatkan oleh Abu Darda' rodhiyallohu 'anhu yang berkata :

"Ada seorang laki-laki yang datang kepada nabi shollallohu 'alaihi wa sallam mengeluhkan kekerasan hatinya. Nabipun bertanya : sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi." [HR Thobroni, Targhib, Al Albaniy : 254]

Saudaraku Muslim ! Sesungguhnya, mengasihi anak yatim merupakan sarana untuk melunakkan hati dan mengupayakan terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan. Sebab, orang yang mengasihi anak yatim telah memposisikan diri seperti ayahnya. Seorang ayah, secara naluriyah memiliki karakter sayang dan mengasihi anak-anaknya. Adapun orang yang mengasihi anak yatim memiki satu sifat lain, yaitu mengasihi anak yang bukan anak kandungnya. Barang siapa keadaannya seperti itu maka dihatinya terhimpun sarana-sarana yang bisa melembutkan hatinya, sekalipun sebelumya merupakan hati yang keras. Tidak diragukan lagi ini merupakan obat yang mujarab. Anda tidak akan pernah mendapati orang yang menyantuni anak yatim, kecuali pasti memiliki hati yang pengasih. Kebalikan dari ini, anda tidak akan menjumpai seorangpun yang tidak mengasihi anak yatim, kecuali ia memiliki hati yang keras dan berakhlak buruk. Manfaat lain dari tindakan mengasihi anak yatim yang telah dikabarkan oleh nabi shollallohu 'alaihi wa sallam kepada seorang yang bertanya kepada beliau adalah : bahwa meyantuni anak yatim merupakan sarana terpenuhimya kebutuhan dan terwujudnya apa yang dicari Sesungguhnya, orang yang berbuat kebaikan kepada anak orang lain adalah orang yang telah memasukkan rasa gembira dihati mereka. Tidak diragukan lagi, Alloh pasti tidak akan menyia-nyiakannya, karena Alloh Ta'ala Maha Pengasih dan Mencintai semua orang yang pengasih. Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda :

orang yang pengasih, akan dikasihi oleh Ar Rohman (Yang Maha Pengasih) Tabaaroka wa ta'ala. Kasihilah siapa yang ada dibumi niscaya engkau dikasihi oleh yang di langit." [HR. Abu dawud, Tirmidzi dan lain-lain. As silsilatu shohihah : 925].

Saudaraku muslim! Kasihilah anak yatim, niscaya Alloh akan memperbaiki urusan dunia dan akhiratmu.

BAGAIMANA CARA BERBUAT BAIK KEPADA ANAK YATIM

Saudaraku muslim ! Berbuat baik kepada anak yatim, bisa dengan beberapa cara :

  1. Memberinya makan dan pakaian, serta menanggung kebutuhan-kebutuhan pokoknya. Di atas telah disampaikan kepada anda keutamaannya.
  2. Mengusap kepalanya serta menunjukkan kasih sayang kepadanya. Tindakan ini akan mempunyai pengaruh besar terhadap kejiwaan anak yatim. Ibnu Umar rodhiyallohu 'anhu jika melihat anak yatim, beliau mengusap kepalanya dan memberinya sesuatu.
  3. Membiayai sekolahnya, sebagaimana seseoang ingin menyekolahkan anaknya.
  4. Mendidiknya dengan ikhlas, sebagaimana keikhlasanya dalam mendidik anak kandungnya sendiri.
  5. Jika ia melakukan perbuatan yang mengharuskan di beri hukuman maka bersikap lemah-lembut dalam mendidiknya.
  6. Bertakwa kepada Alloh dalam mengelola harta anak yatim, jika anak yatim itu mempunyai harta kekayaan. Jangan sampai hartanya di habiskan karena menginginkan agar anak yatim itu kelak tidak meminta hartanya kembali. Sebaliknya, hartanya harus di jaga, sehinga ketika ia telah dewasa, harta tersebut dikembalikan kepadanya.
  7. Mengembangkan harta anak yatim dan bersikap ikhlas di dalamnya, sehingga hartanya tidak habis oleh zakat.

Saudaraku Muslim ! Inilah beberapa gambaran tentang cara berbuat baik kepada anak yatim. Berbuat baik kepada anak yatim tidak hanya diperintahkan kepada orang-orang tertentu, akan tetapi setiap muslim diperintahkan untuk itu sebagaimana ia diperintahkan untuk melaksanakan semua amal yang baik dan sholih. Jika Alloh ta'ala mengetahui ketulusan niat seorang hamba, niscaya Dia akan membantunya dalam melaksanakan perbuatan baik. Maka, hendaklah engkau berkeinginan kuat untuk melasanakan amal-amal shalih, walaupun baru sekedar berniat di hati sampai suatu saat Alloh memberikan kesempatan anda untuk melakukan amal solih. Sungguh, tidak ada orang yang lebih lemah daripada orag yang tidak mampu menyelinapkan niat di hatinya untuk melasanakan amal-amal sholih.

KEPADA SETIAP MUSLIM

Saudaraku Muslim ! Berbuatlah baik kepada anak yatim, selain merupakan akhlak yang mulia yang diserukan oleh Islam, ia juga hanya dilaksanakan oleh orang-orang yang berhati penyayang dan berjiwa bersih. Masyarakat muslim, adalah masyarakat yang diikat oleh ajaran-ajaran mulia yang diserukan oleh Islam. Ia adalah masyarakat yang telah digambarkan oleh Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam dalam penggambaran beliau yang indah, ketika beliau bersabda :

"Engkau melihat orang-orang beriman itu dalam hal kasih sayang dan saling mencintai di antara mereka, adalah seperti satu tubuh, jika ada satu organ yang mengeluh (sakit), maka seluruh tubuh akan merasakan sakit dengan tidak tidur dan panas." [HR. Bukhori dan Muslim, redaksi ini terdapat dalam riwayat Bukhori.]

Penggambaran ini memberitahukan kepada anda, bagaimana seyogyanya keadaan dalam masyarakat muslim ini. Anak yatim adalah bagian dari masyarakat muslim itu. Ia berhak terhadap apa yang menjadikan hak anggota masyarakat muslim lainnya, dan berkewajiban sebagaimana kewajiban masyarakat anggota muslim lainnya. Seluruh kaum muslimin wajib berbuat baik kepada anak yatim, menyantuninya, dan menggantikan kasih sayang ayahnya, serta memberikan kepadanya apa yang biasa mereka berikan kepada anak-anak dan istri mereka.

Saudaraku Muslim ! Tidaklah sulit bagi anda untuk memungut seorang anak yatim, memberi makanan seperti yang biasa anda makan sehari-hari, memberi pakaian seperti pakaian yang biasa anda pakai, dan menjadikannya sebagai salah seorang anak anda. Hendaklah, perbuatan baik anda ini didasarkan niat tulus untuk mencari ridho Alloh Ta'ala. Dengan harapan, anda bisa menjadi salah seorang dari mereka yang digambarkan oleh Alloh Ta'ala dalam firmannya :

"Dan merka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang ditawan. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhoan Allah,kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. Sesungguhnya kami takut akan (adzab) Tuhan kami pada suatu hari yang (dihari) orang-orang bermuka masam penuh kesakitan. Maka Alloh memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepda mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutra." [Al-Insan : 8-12]

Semoga Alloh memberikan taufiq kepadaku, kepada anda, saudaraku muslim, untuk melakukan amal-amal sholih. Semoga Alloh menolongku, juga anda semua untuk tetap melaksanakan amal-amal sholih itu sampai tiba kematian. Segala puji bagi Allah swt. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada nabi kita, Muhammad shollallohu 'alaihi wa sallam, juga kepada segenap kerabat dan sahabat serta pengikutnya yang setia hingga hari kiamat.

Proposal Anak Yatim

Lagu Anak Yatim - Rumah Dhuafa

Santunan Anak Yatim - Rumah Dhuafa

Anda ingin memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa segera anada bergabung dengan jejaring rumah dhuafa untuk informasi hubungi 021-8856530/081383650665. sungguh pahala yang sngat besar bagi yang memberi santunan anak yatim

Barangsiapa yang memberi makan berbuka puasa bagi orang-orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikitpun" (Hadits Riwayat Ahmad (4/144,115,116,5/192) Tirmidzi (804), Ibnu Majah (1746), Ibnu Hibban (895), dishahihkan oleh Tirmidzi).

Selain itu pula, Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk dekat dan memberikan perhatian serta kasih sayang kepada anak-anak Yatim. Menyantuni anak Yatim sangat-lah besar pahalanya yaitu Surga. Firman Allah dan beberapa hadits yang berkaitan dengan ini adalah:

Allah SWT Berfirman: “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang ditawan. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhoan Allah,kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. Sesungguhnya kami takut akan (adzab) Tuhan kami pada suatu hari yang (dihari) orang-orang bermuka masam penuh kesakitan. Maka Alloh memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepda mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutra.” [Al-Insan : 8-12]

Rasulullah SAW Bersabda:“Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini”, Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya. [HR. Bukhori].

Rasulullah SAW Bersabda:“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” [HR. Abu Ya'la dan Thobroni, Shohih At Targhib, Al-Albaniy : 2543].

Rasulullah SAW Bersabda:“Orang-orang yang pengasih, akan dikasihi oleh Ar Rohman (Yang Maha Pengasih) Tabaaroka wa ta’ala. Kasihilah siapa yang ada dibumi niscaya engkau dikasihi oleh yang di langit.” [HR. Abu dawud, Tirmidzi dan lain-lain. As silsilatu shohihah : 925].

Demikian saudara-saudaraku umat Muslim, semoga beberapa hal yang kami sampaikan dapat menjadikan penggerak iman dan taqwa saudara-saudaraku sekalian untuk tergugah beribadah di Bulan Suci ini dengan memberikan Makanan Berbuka bagi Anak Yatim-Piatu dan Dhuafa, mengingat manfaatnya sangat-sangatlah besar baik bagi yang menerima maupun bagi kita yang memberikan. Semoga Allah SWT Meridhoi ibadah kita semua. Amin.

Rumah Anak yatim - Rumah Dhuafa

Anda ingin mencari rumah anak yatim kunjungi rumah dhuafa Indonesia, kalau kita bicara anak yatim mungkin terlintas kita adalah panti asuhan di mana anak yatim di tampung dan di biayai biaya sekolahnya serta di asramakan, tetapi kali ini beda di yayasan panti asuhan anak yatim Rumah Dhuafa para anak asuhnya di bentuk sebuah home schooling di mana para anak didik di bekali dengan beberapa keahlian khususnya mengacu pada empat mata pelajaran seperti Bahasa Arab, bahasa ingris, Tahfidz Al quran serta Imformatika komputer karna di rumah duafa ini ruangannya Hos pot sehingga para tamu yang mudah sekali untuk meakses internet di mana saja di ruangan rumah dhuafa ini walaupun di indonesia sendiri baru ini saja yang menerapkan sistem home schooling bagi anak yatim dan dhuafa dan semoga ini menjadi contoh bagi yayasan anak yatim lainnya yang ada di indonesia.

Berbeda dengan di malaysia semua yaysan rumah anak yatim di kelola dengan rapi dalam satu menegemen di mana anak yatim di malaysia benar benar di urusi dalam naungan satu lembaga besar serta di dukung oleh pemerintahan
beberapa daftar nama rumah anak yatim yang ada di malaysia:

Rumah anak yatim sabah

Rumah Anak Yatim Tambunan
Rumah AnakYatim Al-Aman Beaufort

Rumah anak yatim Sarawak

Rumah anak yatim Pulau Pinang
Persatuan kebajikan anak yatim pulau pinang, wisma yatim
Rumah kanak-kanak Taman Bakti Kepala Batas

Rumah anak yatim Negeri Sembilan
rumah anak yatim ulu gadong
Rumah Anak Yatim Darul Aminan

Rumah anak yatim Kuala Lumpur
pusat perlindungan pernim rumah anak yatim aids
Kg Cheras Baru
ASDAF Perkim Website | Sukarelawan ASDAF Bukit Persekutuan
rumah anak yatim ttdi Taman Tun Dr Ismail
Kompleks Anak Yatim Darul Kifayah Jalan Ipoh
Rumah Anak-Anak Yatim Shifa Setapak
Rumah kanak-kanak Nur Salam Chow Kit
Rumah Titian Kaseh Taman Titiwangsa
Rumah anak yatim bakawali Keramat
Rumah Anak Yatim Baitul Ummah Asrama Baitul Ummah Taman Setapak Indah
Rumah anak yatim kampung medan
Rumah Anak Yatim Amal Belaian Kasih (RABEKA) Taman Ukay Perdana, Ampang Rumah Amal Limpahan Kasih (main page)

Rumah Anak Yatim di Selangor
Rumah Anak Yatim Rohingya Hashimiah Selayang
Rumah Anak Yatim Rohingya Darul Aitam Selayang
Rumah anak yatim sabak bernam
Rumah Anak Yatim Sg Besar
Rumah anak yatim limpahan kasih Puchong
Pertubuhan Kebajikan Rumah Nurul Qanaah Taman Batu, Batu Caves
Rumah anak yatim darul izzah Bandar Baru Bangi
Rumah Amal Siraman Kasih Bandar Country Home, Rawang
Rumah Kanak-Kanak Tengku Budriah Jalan Cheras
Rumah Anak Yatim Baitul Fitrah Bandar Country Home Rawang
Pertubuhan Penyayang Raudhah | Rumah Penyayang Raudah | Pondok Penyayang Raudhah Bt 11 Gombak
Rumah Amal Kasih Bestari Subang
Madrasah Ar Rashid Klang
Rumah Anak Yatim dan Miskin Al-Munirah Klang
Pertubuhan Kebajikan Ehsan Ash-Shakur Rawang
Rumah Anak Yatim/Miskin Taman Baiduri Dengkil
Rumah Anak kesayanganku
Pertubuhan Anak Yatim & Miskin Sg Pinang, Klang
Rumah Nur Hikmah, Kajang

Rumah anak yatim di Terengganu
Asrama Anak Yatim Darul Falah Perkasa
Asrama Perkaya Bukit Payong Marang
Rumah Tunas Harapan Darul Hilmi Teluk Ketapang, Seberang Takir
Rumah Anak Yatim Lil-Aitam Kubang Kiat, Kuala Terengganu


Rumah anak yatim di Perak
Pusat Jagaan Anak Yatim Nurul Iman Manjoi Perak
Rumah anak yatim manjoi
Pertubuhan Kebajikan Pengkalan Hulu
Rumah Anak Yatim Budi Mulia Nurul Huda Chemor
Rumah Anak Yatim & Miskin (Perempuan) Al-Barakah Teluk Intan
Asrama Anak Yatim Nurul Ihsan Sg, Siput Perak

Rumah anak yatim di Pahang
Yayasan kebajikan keramat makmur Mentakab
Pertubuhan anak Yatim Tengku Ampuan Fatimah Alor Akar
Rumah Anak Yatim Permata Camar
Maahad Bahasa & Ilmu Al-Quran, Blog Peramu, Pahang


Rumah anak yatim di Johor
Rumah anak yatim darul hanan Johor Bharu
Rumah anak yatim barkat Bukit Cagar

Rumah anak yatim Kelantan
Asrama bakti machang

Rumah anak yatim di Kedah
rumah anak yatim baling
Pertubuhan Bela Didik Kulim
Rumah Yakin Kupang, Kedah

Rumah anak yatim di Perlis
Rumah Anak Yatim Mak Teh Kangar
Asrama Anak Yatim KG. PONDOK

Rumah anak yatim Melaka
Rumah Anak Yatim Bukit Pegoh, Pernu

Senarai Yayasan Kebajikan @ Charitable Foundation

Yayasan Kemanusiaan Muslim Aid
Murad Foundation Seremban
Yayasan Kebajikan BudiMas
Yayasan Sulammi Ulummiah Ujung Pasir Melaka
Pertubuhan Kebajikan Anak Yatim Islam
Persatuan Pendidikan Anak Yatim
Badan Nadwah Islamiah Pahang Kuantan
Pertubuhan Penyayang Raudhah

Madrasah Tahfiz Al-Quran
Madrasah An Nur Muar
Maahad Tahfiz Al-Qur'an Dan Hadith Al-Ansori Ipoh Perak
Akademi Al-Quran Wal Hadith -Tahfiz Bestari Seri kembangan, Selangor & Kota Belud Sabah

Sekolah Agama Swasta
Pengajian Al-Quran dan Fardhu Ain Miftahul Uloom - Bandar Tasik Selatan

Pusat Jagaan Remaja bermasalah
Pusat Jagaan Baitul Islah

Yayasan Anak Yatim - Rumah Dhuafa

Yayasan anak yati kalau kita survei sanga banyak sekali bisa bisa sampai ratusan jumlahnya seindonesia, tetapi yayasan anak yatim ini apakah pendidikannya sudah setandart + atau belum dan seharusnya para pemberdayaan anak yatim ini harus seperti yang di lakukan oleh Rumah dhuafa di mana anak santri atau anak panti tersebut di bekali tiga keunggulan khusus yaitu bahasa ingris , hafalan alquran serta ilmu informatika, di rumah dhuafa ini anak anak se usia SD sudah bisa menguasai Ms Office secara lancar dan sudah bisa mengetik dengan 10 jari di mana ngetik 10 jari ini jarang di kuasai oleh siswa SMP bahkan SMA pun terkadang belum bisa ngetik 10 jari,
apalagi di tambah dengan beberapa jumlah hafalan dari surat alquran jadi beberapa para anak panti seusia SD ada yang sudah hafal 4 Juz 5 juz 6 juz dan lain lainnya tergantung pada kemampuan otaknya. Apa bila anda ingin berkunjung ke panti asuhan anak yang di naungi oleh yayasan rumah dhuafa silahkan Hubungi 021-8856530/081383650665 atau datang saja ke Asrama rumah dhuafa di Jl. Tangkuban perahu blok A no. 73 Komplek masnaga Jaka sampurna Bekasi barat 17145

Cari Anak Panti - Rumah Dhuafa

anak panti adalah anak yang malang yang setiap harinya hanya ketemu kaka pembimbing mereka sedih dikala hari raya tiba biasanya setiap orang kalau hari lebaran mereka saling bersenang senang untuk berkumpul sama ayah dan ibu tetapi anak anak panti ini hanya berkumpul bersama teman temannya saja yang mempunyai nasib sama seperti dirinya dan inilah sebuah hal yang perlu kita pelajari bersama

Agar anak yatim tumbuh normal sebagaimana layaknya anak-anak pada umumnya, hak-hak mereka harus ditunaikan, sejak mulai keyatimannya. Jika ia yatim semenjak masih dalam kandungan ibunya, maka persiapan untuk memeliharanya akan lebih baik bila dilakukan sejak dini. Saudi Arabia adalah Negara yang telah melakukan upaya ini. Sejumlah yayasan pembinaan anak yatim piatu di Arab Saudi mengembangkan program baru berupa pemeliharaan anak yatim sejak dalam kandungan ibunya. Pengembangan program baru pembinaan anak yatim itu mulai dipraktikkan di beberapa kota di negeri pusat spiritual Islam itu, seperti di kota Makkah, Madinah, dan Thaif.

‘’ Danaa awal telah dialokasikan sebanyak 300 ribu riyal (sekitar Rp 750 juta) untuk membantu para ibu hamil yang ditinggal mati oleh suami mereka,’’ jelas Syeikh Ahmad al-Shaban, Deputi Menteri Wakaf Saudi.

Yayasan-yayasan terkait di Saudi akan membiayai semua biaya persalinan dan semua kebutuhan si bayi yatim. Program tersebut merupakan salah satu upaya untuk memberikan pendidikan terbaik bagi para anak yatim sejak dari kandungan hingga mereka baligh. Program ini meliputi pemeliharaan anak yatim, sejak dalam perut ibunya. Anak-anak yatim yang ditinggal ayahnya ketika masih dalam kandungan sang ibu, akan mendapat bantuan dari yayasan-yayasan itu.

Demikianlah, kepedulian terhadap anak yatim yang telah dan sedang dilakukan oleh Negara Saudi.
Sungguh, ini adalah suatu upaya kemanusiaan yang bernilai tinggi di hadapan Allah SWT. Negara-negara Islam lainnya tidak sepatutnya berdiam diri dalam menyikapi masalah tentang pengasuhan anak yatim. Mereka harus bergerak mengikuti langkah-langkah teladan dari Negara Saudi Arabia. Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam, mestinya merasa malu melihat fenomena yang ada. Ribuan anak yatim di negeri ini masih hidup terlantar. Ditambah lagi, kaum mustadh’afin yang jumlahnya kian berlipat. Dari tahun ke tahun, jumlah mereka bertambah, tanpa ada upaya yang signifikan dari pemerintah untuk menanggulanginya. Hal ini tentu amat memprihatinkan.

Kalaupun kita belum mampu melakukan tindakan seperti yang dilakukan oleh negara Saudi, setidaknya kita mengetahui dan menunaikan hak-hak mereka setelah terlahir ke dunia, Sebagai umat Islam Indonesia, kami merasa prihatin terhadap nasib anak-anak yatim di negeri ini. Untunglah, masih ada sejumlah yayasan swasta yang turut aktif dalam memelihara anak-anak generasi bangsa ini. Dengan demikian, diharapkan hak-hak mereka dapat ditunaikan secara sempurna.

Yayasan Anak Yatim - Rumah Dhuafa

Anda Mencari yayasan anak yatim piatu dan dhuafa segera datang ke rumah dhuafa di mana anak di didik dengan tiga unggulan, yang pertama Bahasa arab+ ingris, tahfidz Al Qur'an Ilmu alquran dan Informatika.
Di bawah ini beberapa daftar nama yayasan yatim piatu yang ada di jakarta

Panti Asuhan Pondok Pesantren Ulul Ilmi
Panti Asuhan Yatim Piatu Abul Yatama
Yayasan yatim Al-Izzah
Yayasan yatim Al-Khairiyah
Yayasan anak yatim Ar-Risalah
Yayasan anak yatim As-Shiddiq
Yayasan anak yatim Darul Bina
Yayasan Pakis
Yayasan Rahmat Ilahi
Assubbanul MusliminFirdaus
Panti Asuhan Murni Jaya
Panti Asuhan Kampung MelayuTimur 021-8297111
YPA Hidayatullah
Panti Asuhan Yatim Piatu Muslimin Jaya (Putri)
Panti Asuhan Yatim Piatu Muslimin Jaya (Putra)
Pesantren Al Qolam
Lembaga Rumah Piatu Muslimin
YPA Arridho (PSAA)Rangkapan Jaya Depok
Yayasan As SaadahJakarta Selatan Ustj. Nana Rossana 021-7223506
Yatim Piatu At-Taqwa
Yayasan anak yatim Nurul Janah
Rumah Yatim Amal Wanita
Pondok Pesantren Darul QuranTengah
Yayasan Yatim Piatu Bamadita Rahman
Islamic Center Al MadaniBALKEMAS
PA Al Andalusia